Antara Cinta dan Luka
Merelakan bukanlah sebuah jalan
Kau hanya mengalihkan perhatian
Hatimu yang mulai tak mampu bertahan
Logikamu yang mulai menguak kenyataan
Seribu bahasa tak mampu menyuarakan perih
Hanya mampu meneteskan air mata lirih
Luka yang hadir tanpa pamrih
Memeluk dalam buaian sedih
Kau hidup dalam cinta dan luka
Terlalu jauh berjalan dalam duka
Hingga kini kau terdiam tanpa kata
Menanti titik temu dalam rasa hampa
teruntuk hati penggenggam bunga mawar...........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar