Senin, 26 Maret 2018

Kuceritakan pada Dini Hari
Hai dini hari, aku ingin  menyampaikan sesuatu...
Lirih saja...

Tentang kekaguman
Aku kagum...
Kagum pada seorang yang telah lama kuamati
bukan seperti orang biasa, kekaguman fisik itu relatif

Aku kagum padanya...
Tentang dia berucap kata,
Tentang penyampaian kalimat bagai sajak bagiku,
Tentang bagaimana dia menjelaskan, mengkomunikasikan sesuatu
Yang terkesan mampu membawa pendengar pada suasana yang ingin ia ciptakan..
Dengan nada-nada yang sederhana, serta alunan intonasi yang menari syahdu terbawa udaara
Mengetuk lembut gendang telinga
Begitupun aku..

Mungkin aku harus belajar banyak darinya...
Namun tak bertanya padanya
Hanya sekedar mengamati lewat raut wajahnya dan garis senyum simpul yang mampu membawaku tenggelam kala ia berbicara di depan mataku..

Mengagumi dalam diam...
Tak perlu balasan...
Adakah senyumannya hari ini untukku...

Hai dini hari..
Dengan liriih aku bertanya ...
Mungkinkah musim semi terjadi saat hujan?
Mustahilkan?
Tapi bagiku hujan beberapa hari ini terasa seperti musim semi yang hangat saat bercanda tawa dengannya.
Just Say you Won't Let Go
Goresan tulisan ini karena dinginmu saat ini wahai dini hari..


Sigit Van 2:30 WIB
Saat secangkir kopi telah membuat kelopak mata ini tak mau menuju alam mimpi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar